Tips Sambil Bekerja Full Time Sambil Berjualan Online Pasti Bisa

Bagi wanita atau ibu yang bekerja secara full time sebagai karyawan atau pegawai negeri sipil mungkin pernah ada tersirat keinginan untuk menambah penghasilan ataupun menyalurkan hasrat untuk berwirausaha sendiri dengan cara berjualan secara online. Sebagian besar masih merasa ragu, bisakah saya yang bekerja secara full time di sebuah kantor, tetap dapat menunaikan kewajiban sebagai pegawai kantor namun berjualan online juga tetap bisa berjalan ? 
Bekerja full time sambil berjualan online memang hal yang tidak mudah. Namun bukan berarti tidak bisa. Bekerja secara full time dan berjualan secara online bisa sama-sama berjalan dengan cara manajemen waktu yang tepat dan disiplin.

Berjualan secara online saat ini lebih mudah dibanding waktu sebelumnya. Kehadiran gadget smartphone yang berfitur lengkap, kemudahan dalam berjualan online dengan banyaknya marketplace (tempat jualan) di internet, dan akses ke alat pembayaran yang lebih mudah. Pengakses internet saat ini didominasi oleh pengguna internet dengan menggunakan smartphone dibanding dengan perangkat komputer biasa atau laptop. Faktor kepraktisan dan kemudahan penggunaan menjadi alasan pengguna internet pada umumnya. Pemilik market place sebagai tempat berkumpulnya pembeli dan penjual di dunia maya juga sudah membuat aplikasi yang dengan mudah digunakan melalui smartphone, sehingga akses untuk berjualan atau berbelanja lebih mudah. Kedua hal tersebut ditunjang lagi dengan cara pembayaran transaksi yang praktis. Pembeli dapat melakukan pembayaran atas barang yang dibeli dengan melakukan transfer melalui teller, ATM, Internet Banking, SMS Banking dan melalui aplikasi di smartphonenya dan bagi yang tidak memiliki rekening bank juga dapat melakukan pembayaran melalui jaringan mini market Alfamart, Indomart dan lain-lain. Jadi tidak ada alasan untuk mengatakan sulit dalam berjualan online.

Di bawah ini tahapan-tahapan untuk memulai berjualan online berdasarkan pengalaman saya selama ini.

LANGKAH PERTAMA.

Memilih produk apa yang akan kita jual. Banyak sekali produk yang dapat kita pilih, namun sebaiknya fokus dulu pada 1 produk dahulu bisa berdasarkan merk atau berdasarkan kategori. Misal saya memilih untuk memasarkan produk merk Tupperware. Pemasaran Tupperware memang eklusif dan berbasis networking atau jaringan (MLM) dimana terdapat aturan agar kita bisa berjualan produk Tupperware, syarat pertama yaitu kita harus menjadi member Tupperware. Jadi kita ikuti aturan main yang dibuat oleh Tupperware. Apabila berjualan produk yang lain, yang bukan MLM, pilihlah produk yang memang kita senang untuk menjualnya. Rasa senang menjual produk tersebut akan membuat kita terus semangat dan menikmati aktivitas berjualan. Pilihlah produk yang bisa membuat pembeli puas dan pastikan kualitas produknya baik.

LANGKAH KEDUA.

Memilih Supplier. Setelah menentukan produk yang akan dijual, langkah kedua yaitu mencari supplier atau penyedia produk tersebut dengan harga yang paling murah. Harga murah supaya kita bisa bersaing dengan penjual lainnya dalam harga produknya. Untuk cara seperti ini kita membutuhkan modal awal untuk pembelian produk. Saat ini ada cara lain untuk meminimalkan modal awal yaitu dengan cara Dropship. Dropship artinya kita melakukan pemesanan kepada supplier setelah pembeli membeli produk kita. Kemudian supplier akan mengirim produk yang kita pesan ke alamat pembeli dengan menuliskan kita sebagai pengirimnya. Artinya dengan cara Dropship kita tidak usah menstok barang namun kita harus terus update stok barang kepada supplier. Cara Dropship memang lebih ringan dalam permodalan, namun kita harus selektif dalam memilih suppliernya jangan sampai kita memilih supplier yang tidak amanah, tidak jujur dan penipu yang akan membuat kita kehilangan kepercayaan dari pembeli.

LANGKAH KETIGA.

Produk dan supplier telah kita dapat, langkah selanjutnya yaitu ACTION BERJUALAN. Untuk berjualan bisa mempergunakan beberapa cara. Karena ini bersifat online jadi kita tetap mempergunakan media online untuk memulai penjualan. Beberapa cara berjualan di dunia online yaitu berjualan di medsos atau media sosial. Media sosial yang dapat dipilih yaitu facebook, instagram, twitter, Whatapps, LINE dan lainnya. Cara lainnya yaitu membuat toko online sendiri, bisa dengan membuat toko online di platform blogger, di platform wordpress, atau dapat juga membuat toko online di market place (tempat jualan) seperti di tokopedia, bukalapak, shopee, Blibli dan lainnya. Platform blogger dan wordpress kita harus membuat sendiri desain toko onlinenya, dan dibutuhkan juga nama domain yang harus kita beli dan diperpanjang per tahun. Untuk wordpress diperlukan juga sewa hosting untuk menyimpan file website toko onlinenya, juga setidaknya diperlukan kemampuan dalam menseting toko online di blogger dan wordpress. Yang saat ini sedang trend yaitu membuat toko online di marketplace seperti bukalapak, shopee,tokopedia, blibli dan lainnya. Pada marketplace kita hanya membutuhkan alamat email dan rekening bank saja untuk menerima pembayaran. Semua yang dibutuhkan dalam aktivitas berjualan sudah tersedia lengkap di marketplace. Fasilitas upload foto, diskusi dengan calon pembeli, chat langsung dengan calon pembeli, ongkos kirim yang otomatis muncul, pilihan kurir sesuai domisili kita dan fasilitas alat bayar yang mudah dan praktis. Bagi anda yang ingin berjualan di marketplace, anda harus ada modal berupa uang untuk membayar ongkos kirim dan untuk bayar ke supplier barang karena uang yang dibayarkan oleh pembeli akan ditahan dulu oleh marketplace, dan dicairkan apabila produk telah sampai dan tidak ada komplain darI Pembeli. Pencairan dari akun di marketplace sampai masuk ke rekening di bank ada yang cepat namun ada juga yang agak lama, ini diakibatkan oleh perbedaan dari masing-masing marketplace.

LANGKAH KEEMPAT.

Go Action Jualan. Untuk langsung berjualan dibutuhkan gambar/foto produk, dan deskripsi/spesifikasi produk.  Lalu bagaimana untuk mengirimkan produknya ? sedangkan kita masih berada di kantor. Saat ini untuk kurir barang seperti JNE, JNT, untuk pengiriman barang bisa dengan cara Pickup yaitu kurir akan jemput bola mengambil paket yang akan dikirim ke rumah kita. Bagian yang agak sulit yaitu untuk packing barang ketika ada yang membeli di toko online kita, sedangkan kita masih di kantor. Solusi untuk masalah ini yaitu kita kirim paketnya setelah kita sampai di rumah dan packing barangnya. Pilihan lainnya adalah menjadikan orang terdekat misal saudara atau suami untuk ikut membantu apabila ada orderan, yaitu membantu packing dan membantu dalam mengirimkan paket tersebut ke kurir. Apabila kita memiliki modal lebih, bisa juga kita menggaji orang untuk mengerjakan pekerjaan tersebut.

Demikian beberapa tips bagi wanita yang bekerja full time sambil berjualan online. Bekerja full time dan berjualan online dapat dikerjakan secara bersama asalkan kita dapat mengatur waktu secara tepat dan disiplin. Bagi yang berminat untuk berbisnis Tupperware silahkan kontak kami. Anda dapat membeli produk Tupperware, mendaftar jadi member tupperware, dan konsultasi lainnya berkaitan dengan Tupperware. Semoga bermanfaat. Terima kasih.              

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tips Sambil Bekerja Full Time Sambil Berjualan Online Pasti Bisa "

Post a Comment